Terungkap Sosok Mantan Pacar Park Min Young, Masih Muda Hartanya Gak Abis-abis

Sugeng rawuh CikguShop di Website Kami!

KOREA SELATAN – Dispatch kembali menerbitkan laporan tentang Park Min Young yang dituduh menerima uang dari mantan pacarnya Kang Jong Hyun. Dispatch menyebut Park Min Young berbohong soal menerima uang dari Kang Jong Hyun. Terungkap Sosok Mantan Pacar Park Min Young, Masih Muda Hartanya Gak Abis-abis

Laporan tersebut menunjukkan bahwa Park Min Young memperoleh 250 juta KRW atau sekitar 2,9 miliar rupiah selama hubungannya dengan Kang Jong Hyun. Uang tersebut dikirim dari perusahaan Kang Jong Hyun ke rekening bank Park Min Young melalui tiga langkah. Pertama-tama, uang perusahaan Kang Jong Hyun diambil, kemudian dikembalikan sebagai pinjaman, dan kemudian dikirim ke rekening Park Min Young. Mata uangnya diubah menjadi “mata uang hidup”. Yuk, gulir ke bawah untuk mengetahui cerita selengkapnya.

Setelah itu, kemunculan Kang Jong Hyun membuat banyak orang tertarik. Ia tampak seperti orang kaya yang kekayaannya tidak pernah habis, meski usianya masih terbilang muda. Tidak Lagi Jadi Vokalis, Bagaiman Hubungan Andre Taulany dengan Stinky?

Menurut Koreaboo, Kang Jong Hyun lahir pada tahun 1982, dia adalah seorang pria kaya dan kesepian. Kang Jong Hyun memiliki hubungan bisnis dengan banyak perusahaan, termasuk menjadi presiden Vidente, Inbiogen, Bucket Studio, dan Bithumb Live. Vidente dan Bucket Studio terdaftar di KOSDAQ dan Inbiogen terdaftar di KOSPI.

Kang Jong Hyun juga merupakan CEO Bithumb, salah satu platform perdagangan digital terkemuka di Korea. Saat ini, Vidente merupakan pemegang saham terbesar Bithumb Holdings, perusahaan induk Bithumb.

Selain itu, sosok Kang Jong Hyun juga menarik perhatian publik karena selain menjadi pemegang saham terbesar Bithumb, adiknya Kang Ji Yeon juga merupakan salah satu pemegang saham terbesar Bithumb Holdings. Ini adalah salah satu hubungan ekonomi yang melibatkan Kang Jong Hyun.

Kang Jong Hyun tinggal di sebuah rumah besar di daerah Hannam-dong. Park Min Young biasa tinggal di rumah saat dia berkencan. Dispatch mengatakan mereka menyaksikan Park Min Young pergi bekerja berkali-kali dari desa Kang Jong Hyun, bukan dari rumahnya.

Kang Jong Hyun juga nampaknya memiliki hobi mengoleksi mobil mewah, antara lain SUV Mercedes Maybach, Lamborghini, Bentley, dan Rolls Royce. Ia juga akan mengendarai Mercedes Sprinter saat mengunjungi lapangan golf, seperti Wellington Country Club di Incheon, untuk memanfaatkan fairways. Park Min Young juga bergabung dengan Kang Jong Hyun dengan Lamborghini Urus dan Bentley.

Berdasarkan penelusuran Dispatch, Lamborghini Urus diklaim merupakan hadiah dari Kang Jong Hyun kepada Park Min Young, namun tidak dimiliki secara resmi olehnya. Di sinilah Kang Jong Hyun diduga menggunakan rekening atas nama pinjaman, karena tidak ada yang terdaftar atas namanya, tidak ada masyarakat, rumah, atau klub golf.

Ada komunitas ekonomi lain yang melibatkan Kang Jong Hyun, yang disebut saluran “seluler” dan saluran “lapangan”. Ini adalah daftar dimana karyawan yang menjual ponsel dan server lama di klub sekarang terdaftar sebagai manajer perusahaan investasi.

Kang Jong Hyun adalah pria yang akan menghabiskan puluhan ribu dolar untuk bir dan minuman keras dalam satu malam. Meskipun alkohol dan jam tangan Richard Mille lebih dari 300 juta KRW (sekitar 210.000 dollar AS) berasal dari kerja keras para karyawannya. Setelah itu, ada beberapa kesepakatan mencurigakan dari Vidente, Inbiogen, dan Bucket Studio. Terungkap Sosok Mantan Pacar Park Min Young, Masih Muda Hartanya Gak Abis-abis

Dia bergabung dengan Pimpinan Won Young Shik, yang dikenal sebagai pemburu perusahaan. Hal ini menyebabkan dia menandatangani kontrak dengan Chorokbaem Media dan Park Min Young menandatangani kontrak dengan HOOK Entertainment tak lama setelah mendeklarasikan agensi bebas.

Itu sebabnya polisi menyelidiki Kang Jong Hyun karena diduga banyak melakukan korupsi. Pajak hiburan di Bali turun di bawah 40 persen, Menteri Dalam Negeri Tito mengungkap buktinya. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyatakan, banyak daerah yang membatalkan penggunaan pajak untuk kegiatan rekreasi. CikguShop 29 Januari 2024