Obat Zombie dari Tulang Manusia Jadi Malapetaka di Afrika Barat

CAPE TOWN – Obat setan mematikan yang diyakini mengandung tulang manusia telah mendatangkan malapetaka di Afrika Barat.

Obat tradisional yang dikenal dengan nama “mandragore” ini dijual kepada orang-orang yang diyakini dapat memberi mereka kekuatan, umur panjang, atau bahkan menghidupkan kembali orang mati.

Namun seperti dilansir Science Alert Selasa (16/1/2024), obat ini sangat beracun dan menyebabkan banyak kematian.

Mandragore adalah tanaman asli Afrika Barat. Tanaman ini memiliki akar yang besar dan bengkak sehingga menyerupai tubuh manusia. Menurut kepercayaan tradisional, akar mandrake memiliki kekuatan magis. Saat akarnya dipotong, konon akan mengeluarkan jeritan kesakitan seperti manusia.

Obat mandrake biasanya dibuat dengan mencampurkan akar mandrake dengan bahan lain, seperti darah, daging, atau bahkan tulang manusia. Bahan-bahan tersebut direbus atau dibakar hingga menghasilkan obat yang konon mempunyai kekuatan magis.

Masyarakat di Afrika Barat telah menggunakan mandrake selama berabad-abad. Namun, belakangan ini obat ini mendapat penerimaan karena meningkatnya kepercayaan terhadap ilmu gaib dan ilmu gaib.

Kematian Mandrake telah dilaporkan di berbagai negara Afrika Barat, termasuk Nigeria, Ghana, dan Pantai Gading. Dalam beberapa kasus, orang yang meminum mandrake meninggal beberapa jam setelah memakannya.

Gejala keracunan mandrake antara lain mual, muntah, sakit perut, dan kejang. Dalam kasus yang parah, keracunan mandrake bisa menyebabkan kematian.

Pemerintah Afrika Barat telah mencoba memberantas perdagangan mandrake. Namun obat ini mudah didapat di banyak tempat.

Obat setan ini merupakan peringatan akan bahayanya mempercayai ilmu gaib dan ilmu kebatinan. Obat-obatan seperti mandrake bisa sangat berbahaya dan bahkan berakibat fatal