Ramai Dibicarakan, Apa Itu Baterai LFP?

CikguShop, JAKARTA — Baterai litium besi fosfat (LFP atau LiFePO4) ramai diperbincangkan usai debat calon wakil presiden beberapa waktu lalu. Ini adalah jenis baterai lithium-ion yang dikenal dengan fitur keselamatan tambahan, kepadatan energi tinggi, dan masa pakai yang lama.

Dilansir Echo Flow, Kamis (25/1/2024), baterai ini mulai banyak digunakan secara komersial pada tahun 1990-an. Sejak saat itu, harga sudah cukup turun sehingga rata-rata konsumen dapat menggunakan teknologi ini di sebagian besar perangkat mereka yang dilengkapi baterai.

Baterai LFP tidak terlalu rentan terhadap kebakaran dan pelepasan panas dibandingkan baterai Li-ion. Tidak seperti lithium-ion, baterai LFP juga bebas dari sumber nikel dan kobalt yang tidak etis, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk banyak aplikasi penyimpanan energi.

Baterai LFP memiliki kelebihan dan kekurangan. Beberapa keunggulannya antara lain keamanan lebih tinggi, masa pakai lebih lama, kepadatan energi lebih tinggi, rentang suhu lebih luas, dan kompatibilitas dengan pengisian daya tenaga surya. Pada saat yang sama, kerugiannya adalah biaya awal yang tinggi, efisiensi rendah pada suhu ekstrim, dan tegangan rendah.

Baterai LFP sudah menjadi sumber tenaga bagi sebagian besar kendaraan listrik di pasar Tiongkok. Namun baterai ini baru mulai dipasarkan ke Amerika Utara.

Seperti dilansir Forbes, hampir semua kendaraan listrik yang dijual di Amerika Utara menggunakan baterai lithium-ion dengan katoda yang memiliki beberapa variasi kimia nikel-kobalt. Baterai ini menawarkan kombinasi terbaik dalam hal jangkauan, daya, dan ukuran, namun harganya mahal.

Harga nikel dan kobalt kini naik dua kali lipat dari harga pada tahun 2021 setelah kenaikan harga yang besar menyusul serangan Rusia ke Ukraina dan peningkatan permintaan kendaraan listrik. Bahan kimia nikel-kobalt juga cukup rentan melepaskan panas jika rusak secara fisik atau cacat produksi yang menyebabkan enam penarikan berbeda selama tiga tahun terakhir, termasuk Chevrolet Bolt.

Pelarian termal disebabkan oleh adanya oksigen dalam campuran nikel-kobalt ketika sel mengalami korsleting internal dan panas berlebih. Karena api membutuhkan bahan bakar, oksigen, dan sumber penyalaan, maka menghilangkan sumber api akan memadamkan api.

Memadamkan api dengan air atau busa dirancang untuk memadamkan api oksigen dan memadamkan api. Namun, ketika baterai nikel-kobalt dinyalakan, baterai tersebut menghasilkan oksigen sendiri, sehingga kebakaran menjadi lebih sulit dilakukan.

LFP tidak memiliki baterai….